top of page

Raja Ali Haji dan Pulau Bahasa Indonesia

Selain pernah menjadi ibu kota Kerajaan Riau-Lingga, Pulau Penyengat juga dikenal sebagai pusat tumbuh kembangnya kesusastraan Melayu dan bahasa Indonesia.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Masjid Raya Pulau Penyengat. (Heru Sukma Cahyanto/Shutterstock).

5 Jul 2020
3 menit membaca

Diperbarui: 26 Jan

LUAS Pulau Penyengat tak sampai 2 km persegi, berada di perbatasan Indonesia dan Singapura. Namun, pulau ini menjadi pusat kebudayaan Melayu dan tumbuh kembang bahasa Indonesia. Pada awal abad ke-19, Pulau Penyengat terkenal sebagai pusat kesusastraan dan literatur. Bisa dibilang, pulau ini menjadi pusat kajian Melayu Islam.


"Bukan Melayu kalau belum ke Pulau Penyengat," kata Surjadi, kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, dalam seminar daring berjudul "Warisan Budaya Pulau Penyengat, Tantangan, dan Peluang Pelestarian Serta Pengelolaannya" yang diadakan oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sumatra Barat.


Berkat dorongan kerabat istana, pulau yang pernah menjadi pusat pemerintahan Kerajaan Riau-Lingga itu tumbuh menjadi pusat kegiatan penulisan naskah Melayu. Naskah-naskah Melayu-Riau ditulis dan disalin ke dalam aksara Jawi.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page