- Aryono
- 27 Jan 2019
- 3 menit membaca
Diperbarui: 26 Jan
SENJA menghampiri Jakarta. Sepi melanda. Jalan silang Monumen Nasional (Monas), yang biasanya ramai lalu lalang kendaraan, mendadak senyap. Maklum, hari itu, 1 Oktober 1965, Kodam V/Jaya selaku Penguasa Pelaksana Perang Daerah memberlakukan jam malam mulai pukul 18.00 sampai 06.00.
Pasukan baret merah dari Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) mengendap mendekati gedung , di seberang Monas. Mata mereka nyalang. Setiap personelnya memegang senjata dalam posisi .
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












