top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Segarnya Sejarah Es

Es dianggap sebagai lambang “kenyamanan” bagi orang Indonesia di negeri tropis.

30 Des 2012

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Segarnya Sejarah Es

  • 31 Des 2012
  • 2 menit membaca

Diperbarui: 19 Des 2025

SEKIRA akhir abad ke-19, Chailley Bert, seorang pelancong asal Prancis, mencatat bahwa terdapat es dari ujung ke ujung Pulau Jawa hingga gunung-gunung dan desa. Bert jelas berlebihan. Namun penggunaan es sebagai teman minuman sudah menjadi umum di Hindia kala itu. Sekira 1895, musafir Prancis Delmas, yang mampir di Batavia, mencicipi “segelas besar sidre-syampanye, minuman lezat, yang dibuat dengan buah-buahan negeri itu, es dan soda.”


Menurut Denys Lombard, es merupakan lambang “kenyamanan” yang sudah semestinya di negeri tropis dan pengawet bagi makanan yang mudah rusak. Pada pertengahan abad ke-19, kapal-kapal yang datang dari Amerika Utara membawa berbalok-balok es ke berbagai pelabuhan besar di Nusantara. Sekira 1869, keluarga-keluarga kaya di Batavia “hanya minum air yang berasal dari es yang mencair, yang didatangkan dari Boston.”

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Murka karena utusannya dibantai dengan bengis, Sultan Mehmed II membalas dengan kekuatan penuh. Walau berhasil kabur, nasib Vlad Dracula berakhir tragis.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Pahit Getir Hidup Sjahrir

Pahit Getir Hidup Sjahrir

Menjelang akhir hayatnya, Sutan Sjahrir hidup sebagai tahanan dalam perawatan. Namun, justru pada saat itulah putrinya merasakan kehidupan sebagai keluarga yang utuh.
bottom of page