top of page

Pesta Panen dengan Ulos Sadum dan Tumtuman

Kedua jenis ulos ini biasa digunakan dalam pesta sukacita orang Batak. Sadum untuk perempuan dan Tumtuman bagi laki-laki.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pertunjukan wastra ulos bertajuk “Mauliate” di Tobatenun Studio & Gallery, Jakarta, 4 Desember 2025. (Martin Sitompul/Historia.ID).

6 Des 2025
2 menit membaca

Diperbarui: 2 Mar

WARNA-warni ceria begitu melekat pada motif Ulos Sadum. Dalam tradisi adat Batak, Ulos Sadum berfungsi sebagai handehande, atau kain yang disampirkan pada bahu. Keidentikannya dengan warna-warna cerah seperti merah menggenggam arti sebagai simbol kebahagiaan. Ulos Sadum biasanya dikenakan oleh gadis yang belum menikah.


“Sebenarnya yang sudah menikah juga bisa pakai, tapi yang saya mengerti biasanya dipakai untuk gadis yang belum menikah dan pada acara pesta. Cukup ikonik ya Sadum ini, kalau misalnya kita pikir, seperti apa bentuk ulos itu, terus kita pernah lihat yang warna-warni, itulah Sadum. Dan Sadum itu juga macam-macam, ada Sadum Angkola, ada Sadum Toba,” terang Kerri Na Basaria Panjaitan dalam pertunjukan wastra ulos bertajuk “Mauliate” di Tobatenun Studio & Gallery, Jakarta, 4 Desember 2025.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Mengapa dosen UI rumahnya di Ciputat, sementara kampusnya di Depok? Begini ceritanya.
bg-gray.jpg
Proyek beras sintetis Tekad menjadi skandal korupsi pada awal pemerintahan Soeharto. Dua pengusaha ditangkap di Jepang.
bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
Sikap pujangga terlihat dari karya sastra yang dihasilkannya. Ada yang mengabdi kekuasaan, ada yang melawan penjajahan.
Sikap pujangga terlihat dari karya sastra yang dihasilkannya. Ada yang mengabdi kekuasaan, ada yang melawan penjajahan.
transparant.png
bottom of page