- Martin Sitompul

- 19 Mar 2024
- 3 menit membaca
Diperbarui: 14 Jan
UNTUK pertama kalinya, di Istana Merdeka berlangsung upacara pelantikan seorang jenderal bintang empat. Namun, penerima pangkat militer tertinggi itu bukanlah seorang perwira dari lingkungan angkatan bersenjata. Ia justru melekat di atas pundak warga sipil yang amat dihormati. Hari itu, 14 Januari 1960, Presiden Sukarno melantik Sri Sultan Hamengkubuwono IX sebagai Jenderal Kehormatan.
“Sultan Hamengkubuwono orang besar berjasa bagi tanah air dan bangsa, diangkat jadi jenderal dengan bintang emas 4,” demikian diwartakan harian Merdeka, 15 Januari 1960.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












