- Amanda Rachmadita
- 25 Feb 2025
- 5 menit membaca
Diperbarui: 29 Des 2025
KESUNYIAN menyergap Café Society, sebuah klub di New York City, Amerika Serikat, ketika Billie Holiday selesai menyanyikan lagu Strange Fruit di akhir tahun 1930-an. “Pertama kali saya menyanyikannya, saya pikir itu adalah sebuah kesalahan. Bahkan tidak ada tepuk tangan ketika saya selesai bernyanyi. Kemudian seseorang mulai bertepuk tangan dengan gugup. Lalu tiba-tiba semua orang bertepuk tangan,” kenang Holiday dalam biografinya, Billie Holiday karya Bud Kliment.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












