- 29 Mei 2022
- 3 menit membaca
Diperbarui: 1 Jun
DIDIK, 43 tahun, masih ingat betul bagaimana kenangan dia bersama telepon umum. Ketika itu benda yang didominasi warna biru tersebut benar-benar menjadi primadona bagi siapapun.
“Wah ini benda dulu yang paling dicari ini, dulu saya masih ingat sekali tahan ngantri demi bisa menelpon disini,” ujarnya. Telepon umum yang dimaksud oleh Didik sendiri hingga kini masih berdiri tegak di kawasan Taman Mataram Jakarta Selatan, persisnya di samping SMKN 15.
“Cerita lainya disini itu dulu ada orang gila, suka mainan ini. Kalo dia udah mainan ini kita kesel sendiri karena dia ngomong sendiri dan lama, sedangkan kita nungguin banyak urusan penting,” lanjutnya sambil ketawa.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















