top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Alex Kawilarang Anak Mami

Pemberani dan kharismatik di medan perang. Tapi ketika berhadapan dengan sang bunda, dia menjadi anak tersayang.

25 Feb 2020

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Alexander Evert Kawilarang. Ilustrasi: Betaria/Historia.

  • 26 Feb 2020
  • 2 menit membaca

Diperbarui: 23 Feb

ALEXANDER Evert Kawilarang atau lebih dikenal dengan nama Alex Kawilarang dikenal sebagai komandan kharismatik di berbagai palagan. Kemampuan tempurnya telah terasah sejak menjadi taruna Akademi Militer Kerajaan Belanda (KMA) di Bandung. Alex dikenal piawai main anggar, jago lempar pisau, dan ahli senapan. Jebolan KMA angkatan 1941 ini lulus dengan predikat mengaggumkan kendati dirinya tergolong taruna bumiputra.


“Saya mendapat nilai yang bagus. Malahan yang mendapat tanda istimewa sebagai satu-satunya di seluruh KMA yang lulus dengan predikat: “ahli segala senjata” (meester in all wapens),” kenang Kawilarang dalam otobiografinyaA.E. Kawilarang untuk Sang Merah Putih yang disusun Ramadhan K.H.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Murka karena utusannya dibantai dengan bengis, Sultan Mehmed II membalas dengan kekuatan penuh. Walau berhasil kabur, nasib Vlad Dracula berakhir tragis.
Pahit Getir Hidup Sjahrir

Pahit Getir Hidup Sjahrir

Menjelang akhir hayatnya, Sutan Sjahrir hidup sebagai tahanan dalam perawatan. Namun, justru pada saat itulah putrinya merasakan kehidupan sebagai keluarga yang utuh.
Gowa Masuk Islam

Gowa Masuk Islam

Islamisasi di Gowa dan Makassar makan waktu panjang meskipun raja-raja di sana sangat terbuka.
Pusat Listrik Negara di Medan Merdeka

Pusat Listrik Negara di Medan Merdeka

Menikmati secangkir kopi di sebuah kedai yang dulunya berperan dalam penerangan kota. Bangunan ini menjadi perusahaan pemasok listrik sejak masa kolonial.
bottom of page