top of page

Asal-Usul Alat Tulis

Perjalanan alat tulis untuk menggoreskan kata demi kata dari masa ke masa.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Novelis Charles Dickens menulis menggunakan quill. (wiki.ubc.ca).

6 Nov 2018
4 menit membaca

Diperbarui: 4 Sep

PADA 5000 SM, manusia mulai mengenal huruf-huruf dalam sistem tulisan. Sejak itulah berbagai media tulisan digunakan untuk mengekspresikan pikiran. Di atas berbagai perabot rumah, tanah liat, batu, piramida, cangkang kerang, dan logam, manusia lampau ribuan tahun lalu menuangkan segala ide dan kisahnya dengan menggunakan alat tulis.


Pada 4000 SM, alat tulis mulanya adalah perkakas sederhana yang runcing di bagian ujung. Terbuat dari batu, kayu, atau tulang hewan. Teknologi masa kini memanjakan manusia dengan komputer atau tablet yang mampu membantu proses menulis.


Inilah perkembangan alat yang dipakai manusia untuk menggoreskan kata demi kata, dari masa ke masa.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
Film yang kontekstual terkait kesenjangan sosial. Mendatangkan penghargaan Cannes seiring perayaan 100 tahun perfilman Korea.
Film yang kontekstual terkait kesenjangan sosial. Mendatangkan penghargaan Cannes seiring perayaan 100 tahun perfilman Korea.
Anthem “You’ll Never Walk Alone” tak pernah lekang mengiringi Liverpool di masa jaya maupun nestapa.
Anthem “You’ll Never Walk Alone” tak pernah lekang mengiringi Liverpool di masa jaya maupun nestapa.
 Dari Filipina, metode “quick count” merambah ke Indonesia di akhir masa Orde Baru. Hasilnya tak pernah meleset jauh dari penghitungan manual.
Dari Filipina, metode “quick count” merambah ke Indonesia di akhir masa Orde Baru. Hasilnya tak pernah meleset jauh dari penghitungan manual.
Fabio Quartararo dan Johann Zarco mengulang sejarah enam dekade MotoGP yang ditorehkan Pierre Monneret dan Jacques Collot. Siapa mereka?
Fabio Quartararo dan Johann Zarco mengulang sejarah enam dekade MotoGP yang ditorehkan Pierre Monneret dan Jacques Collot. Siapa mereka?
Perkumpulan Multatuli di Belanda menyerahkan artefak bersejarah kepada pemerintah Lebak.
Perkumpulan Multatuli di Belanda menyerahkan artefak bersejarah kepada pemerintah Lebak.
Kengerian dan kejenakaan berpadu dalam adegan-adegan intrik di seputar kematian Stalin.
Kengerian dan kejenakaan berpadu dalam adegan-adegan intrik di seputar kematian Stalin.
transparant.png
bottom of page