top of page

Berlatih Ala Bruce Lee

Terobsesi pada Bruce Lee, Lius Pongoh mengadopsi gerakan-gerakannya ke dalam latihan. Sial, berdampak buruk.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Lius Pongoh semasa muda punya kebiasaan berlatih aka aktor laga Bruce Lee (Foto: badmintonindonesia.org)

9 Jan 2019
3 menit membaca

Diperbarui: 20 Jul

BULUTANGKIS bukanlah olahraga yang digemari Lius Pongoh, pebulutangkis era 1980-an, ketika kanak-kanak. Lius kecil yang bercita-cita menjadi tentara, justru menggemari kungfu, karate, hingga taekwondo.


“Tapi enggak kesampaian. Jadinya paling hanya bisa nonton film (kungfu) saja. Saya paling senang film-filmnya Bruce Lee dan Chen Lung (Jackie Chan),” ujarnya kepada Historia.


Sayang, ayahnya, Darius Pongoh, kurang mendukung cita-cita Lius menjadi atlet olahraga beladiri. Darius kekeuh ingin menyalurkan energi masa muda Lius di olahraga tepok bulu. Lius pun masuk PB Tangkas sejak usia delapan tahun hingga akhirnya masuk Pelatnas PBSI pada 1979.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page