- 17 Jul 2018
- 2 menit membaca
Diperbarui: 2 hari yang lalu
GUNA menindaklanjuti proklamasi kemerdekaan yang sampai di Medan seminggu setelah dibacakan, Kayatin Sahir Nitihardjo dan Hadjah Siregar membentuk Barisan Srikandi (BS), yang bertugas mempersiapkan dapur umum dan pos kesehatan. Keduanya mendirikan BS hanya bermodal pelatihan singkat yang didapat di Pusat Latihan Bah Birung Ulu.
Sama seperti banyak badan perjuangan lain yang berdiri setelah proklamasi, BS memikul tanggung jawab mempertahankan kemerdekaan. Kala itu Belanda masih kerap melancarkan serangan militer meski Indonesia sudah menyatakan kemerdekaan.
Kayatin mendapat tugas di front utara, dari daerah Two Rives sampai Binjai. Dia bekerjasama dengan prajurit Mujahidin dari Aceh bernama Burhan Ali menyalurkan obat-obatan ke berbagai kesatuan di front sekitar Pemantang Siantar.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















