top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Benarkah Kesultanan Demak Bagian dari Turki Usmani?

Raden Patah, pendiri Kesultanan Demak, disebut sebagai wakil Kekhalifahan Turki Usmani. Namun, tidak ada sumber primer dalam arsip-arsip Turki Usmani yang menyebut hubungan Turki dan Jawa.

26 Agu 2020

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Sultan Turki Usmani, Suleiman I (berkuasa 1520–1566). (Wikimedia Commons).

  • 27 Agu 2020
  • 5 menit membaca

Diperbarui: 2 Feb

DALAM video yang beredar terdapat cuplikan pidato sambutan Sri Sultan Hamengkubuwono X pada pembukaan Kongres Umat Islam Indonesia VI di Yogyakarta pada 8–11 Februari 2015, sebagai berikut: “Pada 1479 Sultan Turki mengukuhkan Raden Patah sebagai Khalifatullah ing Tanah Jawa, perwakilan Kekhalifahan Islam Turki untuk Tanah Jawa dengan menyerahkan bendera Laa Ilaaha Illa Allah berwarna ungu kehitaman terbuat dari kain kiswah Ka’bah dan bendera bertuliskan Muhammadurrasulullah berwarna hijau. Duplikatnya tersimpan di Keraton Yogyakarta sebagai pusaka penanda keabsahan Kasultanan Yogyakarta Hadiningrat sebagai wakil Kekhalifahan Turki.”


Mengomentari pernyataan tersebut, Oman Fathurahman, Guru Besar Filologi UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, mengatakan bahwa dalam konteks sejarah, data harus ditampilkan apa adanya, bahwa kemudian ada penafsiran tentu saja sah asalkan sesuai ketentuan keilmuan. Penafsiran itu biasa tapi menjadi masalah ketika penafsiran itu diarahkan untuk menjustifikasi apa yang sudah ada di kepala kita. Karena dalam konteks akademik, kita yang harus mengikuti data, bukan data yang dipaksa mengikuti keinginan kita. Jadi, harus hati-hati dalam menafsirkan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Catatan Snouck Hurgronje Tentang Kebiasaan Umat Islam di Hindia Belanda

Catatan Snouck Hurgronje Tentang Kebiasaan Umat Islam di Hindia Belanda

Snouck Hurgronje diangkat menjadi pejabat negara di Hindia Belanda. Dia mengamati dan memberikan catatan serta nasihat yang membantu pemerintah kolonial mengatur ketertiban dan keamanan di wilayah koloni.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Snouck Hurgronje di Jeddah dan Makkah

Snouck Hurgronje di Jeddah dan Makkah

Snouck Hurgronje pergi ke Jeddah dan Makkah untuk mengamati dan menggali informasi mengenai umat Islam dari Hindia Belanda.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page