- 2 Apr 2020
- 5 menit membaca
Diperbarui: 30 Jul 2025
MENTERI Keuangan Sri Mulyani memprediksi penurunan angka pertumbuhan ekonomi Indonesia terkait pandemi Covid-19. Ada beberapa skenario penurunannya. Dari paling moderat berada di kisaran 4 persen sampai terburuk di angka -0,4 persen. Ini berarti Indonesia terancam masuk tahap resesi ekonomi dan orang harus bersiap menghadapinya untuk keluar sebagai "pemenang" atau "pecundang".
Resesi ekonomi adalah kondisi perekonomian sebuah negara dan rakyatnya sedang memburuk. Ditandai oleh berkurangnya produksi, melemahnya pendapatan, meroket atau merosotnya harga barang, dan bertambahnya pengangguran.
Resesi ekonomi pernah menghampiri Indonesia beberapa kali, misalnya pada dekade 1930-an. Resesi bermula dari luar Hindia Belanda, dari kejatuhan harga saham di bursa New York, Amerika Serikat, pada Oktober 1929. Pangkalnya beragam rumor minor tentang perusahaan di sana. Tapi paling fatal ialah rumor bahwa sejumlah bank tak bisa membayar uang simpanan nasabah.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















