top of page

Bung Hatta dan Orang Kaya-kaya

Di masa pengasingannya, Bung Hatta banyak terbantu oleh suku asli Papua. Hatta juga kagum dengan kemampuan berhitung mereka.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Bung Hatta bersama Marwoto, Sutan Sjahrir, Mohamad Bondan, dan Maskun di Boven Digoel. (Perpusnas RI).

11 Agu 2020
2 menit membaca

Diperbarui: 5 hari yang lalu

DALAM sejarah Indonesia, bila ada tokoh yang berniat lama menetap di tempat pembuangan, maka orang itu ialah Bung Hatta. Hal itu bisa diketahui dari barang-barang yang dibawa ketika pemerintah kolonial mengasingkannya ke Boven Digul. Di samping sekoper pakaian, Hatta memboyong serta buku-bukunya sebanyak 16 peti. Perlu waktu tiga hari untuk mengemasnya dari kediaman Hatta di Jalan Sawah Besar, Batavia.


Pada 28 Januari 1935, Hatta tiba di Tanah Merah, Boven Digoel, Merauke. Kekhawatiran melanda Hatta waktu akan memulai perjalanan ke tempat pembuangan: bagaimana caranya mengangkut kumpulan buku-buku. Dari kantor pemerintahan setempat ke kampung pembuangan jaraknya sekira 1,5 km berjalan kaki. Tidak terbayangkan betapa melelahkannya jika itu dilakukan secara bolak-balik.


“Seorang anggota Panitia Penerimaan mengusulkan kepadaku, supaya barang-barangku itu diminta tolongkan mengusungnya oleh orang Kaya-kaya (penduduk asli) yang ada disitu yang sudah agak ‘jinak’, yang sebagian sudah  bekerja pada orang buangan,” tutur Hatta dalam Memoir.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kasus perdagangan anak di daerah transmigrasi Rawa Makmur, Kalimantan Timur ungkap kemiskinan ekstrem yang menjerat kehidupan para transmigran. Praktik korupsi aparat disinyalir biang keladinya.
bg-gray.jpg
Panglima tempur yang memadamkan gejolak di berbagai daerah. Menggagas banyak hal penting setelah aktif lagi di Angkatan Darat.
bg-gray.jpg
Sebagai gubernur militer, Gatot Soebroto berperan dalam penumpasan pemberontakan PKI di Madiun. Dia disebut turut bertanggung jawab atas eksekusi mati Amir Sjarifoeddin cs.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi kepala polisi wilayah Banyumas pada awal kemerdekaan. Dekat dengan anak buah, Gatot berhasil memimpin pasukan dalam pertempuran Ambarawa.
Julen Lopetegui ditalak Spanyol jelang Piala Dunia. Dia bukan yang pertama.
Julen Lopetegui ditalak Spanyol jelang Piala Dunia. Dia bukan yang pertama.
Tradisi lama untuk menyambut musim semi agar mendapatkan kemakmuran dan rezeki di tahun baru.
Tradisi lama untuk menyambut musim semi agar mendapatkan kemakmuran dan rezeki di tahun baru.
Di Banyuwangi, tak usah menunggu Imlek untuk bisa menikmati kuliner Tionghoa. Ada pasar kuliner khas yang digelar tiap pekan.
Di Banyuwangi, tak usah menunggu Imlek untuk bisa menikmati kuliner Tionghoa. Ada pasar kuliner khas yang digelar tiap pekan.
Muasal Copa América beriringan dengan sejarah revolusi Argentina. Sudah tiga dekade gagal bersatu.
Muasal Copa América beriringan dengan sejarah revolusi Argentina. Sudah tiga dekade gagal bersatu.
Dari bersin hingga dokter pertama yang mendiagnosis penyakit kelamin. Dari penyakit mematikan sejak lama hingga program eutanasia.
Dari bersin hingga dokter pertama yang mendiagnosis penyakit kelamin. Dari penyakit mematikan sejak lama hingga program eutanasia.
Kemendikbud RI telah meminta maaf atas absennya lema KH Hasyim Asy'ari dalam Kamus Sejarah Indonesia Jilid I. Akan segera direvisi total.
Kemendikbud RI telah meminta maaf atas absennya lema KH Hasyim Asy'ari dalam Kamus Sejarah Indonesia Jilid I. Akan segera direvisi total.
transparant.png
bottom of page