top of page

Dalam Jaring-jaring Kekuasaan

Kabinet yang dibentuk PNI tak berjalan efektif. Terhalang konflik internal.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ali Sastroamidjojo berjabat tangan dengan Presiden Sukarno pada peresmian Dewan Perwakilan Rakyat di Jakarta. (KITLV).

3 Okt 2024
5 menit membaca

Diperbarui: 14 Jan

SETELAH melakukan pembicaraan dengan sejumlah partai politik, Ali Sastroamidjojo menghadap Presiden Sukarno pada Maret 1956 untuk melaporkan hasil pembentukan kabinet. Sukarno menunjukkan reaksi kecewa karena Ali sebagai formatur tak mengikutsertakan Partai Komunis Indonesia (PKI), yang meraih enam juta suara dalam pemilihan umum 1955.  


“Ini tidak adil!” ujar Sukarno. Dengan tenang Ali menjawab tak mungkin membentuk kabinet koalisi dengan PKI karena Masyumi dan Nahdlatul Ulama (NU) menolaknya. Sukarno membentak dan menuduh Ali kurang berusaha. Dengan keras pula Ali menantang Sukarno mencabut mandatnya. Sukarno menurunkan suaranya dan minta waktu seminggu untuk mengambil keputusan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
Kumis dalam sejarah masyarakat Eropa tidak semata-mata selera pribadi, tetapi juga dipengaruhi kontrol sosial hingga citra pahlawan militer yang heroik.
Kumis dalam sejarah masyarakat Eropa tidak semata-mata selera pribadi, tetapi juga dipengaruhi kontrol sosial hingga citra pahlawan militer yang heroik.
Bukan hanya manusia yang perlu disayangi. Bumi juga perlu disayangi.
Bukan hanya manusia yang perlu disayangi. Bumi juga perlu disayangi.
Sejak awal diselenggarakan, pesta rakyat tahunan ini tetap mempertahankan fondasi utamanya.
Sejak awal diselenggarakan, pesta rakyat tahunan ini tetap mempertahankan fondasi utamanya.
Cita-cita revolusi kemerdekaan Indonesia tak untuk memperlebar jurang orang kaya dan miskin dan mengabaikan hak-hak minoritas.
Cita-cita revolusi kemerdekaan Indonesia tak untuk memperlebar jurang orang kaya dan miskin dan mengabaikan hak-hak minoritas.
Willie, si singa berambut ala personel The Beatles, sang pelopor tradisi maskot.
Willie, si singa berambut ala personel The Beatles, sang pelopor tradisi maskot.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
transparant.png
bottom of page