top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Mendulang Suara dari Desa

PNI keluar sebagai pemenang pemilu 1955. Memanfaatkan kepala desa dan daya tarik Sukarno.

2 Okt 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Massa pendukung dalam kampanye PNI. (Perpusnas RI).

Diperbarui: 15 Jan

ALI Sastroamidjojo begitu sibuk. Dia berkeliling daerah untuk berkampanye demi kemenangan PNI; dari Jakarta hingga Bali, dari Sumatra Utara hingga Kalimantan. Dia berpidato dalam rapat-rapat umum. Dan untuk menarik perhatian massa, PNI menggunakan berbagai macam cara.


Dewan Daerah PNI Jawa Tengah, misalnya, mengorganisasi perkumpulan para dalang. Mereka ditugaskan mengadakan pertunjukan-pertunjukan wayang dengan cerita yang disadur sesuai kepentingan PNI dalam pemilu. Temanya tentulah pahlawan pewayangan, misal Gatutkaca, yang dengan semangat “banteng” (lambang PNI) selalu menang dalam perjuangan membela rakyat kecil.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Setelah Gowa Dihidupkan, Musuh Dijadikan Raja

Setelah Gowa Dihidupkan, Musuh Dijadikan Raja

Kendati pernah melawan Belanda, saudara raja Gowa ini akhirnya dijadikan raja oleh Belanda.
27 Januari 1997: Kerusuhan di Pasar Tanah Abang

27 Januari 1997: Kerusuhan di Pasar Tanah Abang

Muak dengan pungutan liar, pedagang pasar Tanah Abang mengamuk. Mobil dinas dan kantor kecamatan Tanah Abang dibakar. Salah satu kerusuhan terbesar di Jakarta pada pengujung Orde Baru.
Maskapai Pelayaran Hampir Bangkrut

Maskapai Pelayaran Hampir Bangkrut

Sejumlah perusahaan pelayaran nasional dibentuk untuk menandingi monopoli KLM milik Belanda. Namun, dengan dukungan negara sekalipun, kondisi mereka masih kembang-kempis.
Modifikasi Cuaca Tanpa Pawang Hujan

Modifikasi Cuaca Tanpa Pawang Hujan

Modifikasi cuaca mulanya dijajal di Texas. Raja Negeri Siam sukses merintis penyemaian awan yang lantas diikuti banyak negara, termasuk Indonesia.
Kala Soedirman Mengabdi sebagai Guru

Kala Soedirman Mengabdi sebagai Guru

Soedirman dikenal sebagai Panglima Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI). Sebelum menjadi tentara, ia adalah guru di HIS Muhammadiyah.
bottom of page