- Martin Sitompul

- 10 Mar 2025
- 3 menit membaca
Diperbarui: 29 Des 2025
DI Gedung Merdeka, Bandung, para peserta Konferensi Islam Asia Afrika (KIAA) I sejenak terperanjat begitu delegasi dari Srilanka menyampaikan pandangan umumnya. “Kami bukan tukang culik,” kata Abdul Rasjid, ketua delegasi Srilanka, dalam sidang pleno pertama KIAA pada 8 Maret 1965. “Sampai sekarang masih banyak orang yang curiga kepada Srilanka,” sambungnya.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












