top of page

Dendam Harus Dibalas Tuntas

Perang selalu mengubah seseorang. Atas nama dendam, mereka yang terlibat dalam perang kemerdekaan saling membunuh dengan kejam.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pejuang Indonesia ditangkap tentara Belanda. (NIOD).

3 Jun 2023
4 menit membaca

Diperbarui: 16 Apr

KETIKA berpatroli dengan mendaki sebuah pegunungan di Jawa Tengah, serdadu Belanda dari kesatuan 4-6 Resimen Infanteri bertemu dengan lima orang berpakaian hitam. Sang komandan yang berpangkat mayor meminta senjata kepada Harrie Krol, prajurit penembak bren, dan kemudian terdengar: “tar-tar-tar…” Kelima orang Indonesia itu tewas tanpa melawan. 


Tak jauh dari situ, mereka bertemu lagi dengan dua orang berpakaian hitam. Sang mayor menebas kepala mereka dengan kelewang. Masih jelas terbayang dalam benak Harrie Krol bagaimana kepala-kepala itu menggelinding dan darah muncrat. 


“Yang terjadi hanyalah balas dendam. Mayor itu sangat marah karena dia menemukan dua anak buahnya tewas tanpa alat kelamin,” kata Harrie Krol dalam Serdadu Belanda di Indonesia 1945–1950 karya Gert Oostindie.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
 Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.
transparant.png
bottom of page