top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Depresi Besar dan Kegilaan Menari di Amerika

Dansa maraton menjadi salah satu hiburan populer penduduk Amerika di masa Depresi Besar. Para peserta menari berpasangan hingga berbulan-bulan demi mendapatkan hadiah uang.

5 Nov 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Tiga pasangan ikut serta dalam dansa Maraton pada 1923 . (National Photo Company/Wikimedia Commons).

  • 6 Nov 2024
  • 5 menit membaca

Diperbarui: 7 Jan

MALAM telah larut tetapi suasana di dalam sebuah arena di salah satu wilayah Amerika Serikat itu masih saja ramai dengan teriakan para penonton yang tengah menyaksikan dansa maraton, sebuah kompetisi berhadiah uang yang sangat digemari oleh penduduk Negeri Paman Sam di masa Depresi Besar. Sorak-sorai para penonton yang memberi dukungan kepada para kontestan yang telah menari selama berhari-hari beradu dengan iringan musik dari fonograf di sudut arena. Keriuhan ini seakan memberi gambaran lain dari Depresi Besar yang menghancurkan ekonomi AS di tahun 1930-an. Dansa maraton tidak hanya dipandang sebagai hiburan, tetapi juga peluang untuk bertahan hidup di tengah krisis yang tak menentu.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Murka karena utusannya dibantai dengan bengis, Sultan Mehmed II membalas dengan kekuatan penuh. Walau berhasil kabur, nasib Vlad Dracula berakhir tragis.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Pahit Getir Hidup Sjahrir

Pahit Getir Hidup Sjahrir

Menjelang akhir hayatnya, Sutan Sjahrir hidup sebagai tahanan dalam perawatan. Namun, justru pada saat itulah putrinya merasakan kehidupan sebagai keluarga yang utuh.
bottom of page