top of page

Gocekan Okudera yang Membuka Jalan

Pesepakbola pertama asal Asia yang membuka jalan ke gelanggang sepakbola Jerman. Pernah hattrick mengoyak gawang Indonesia.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Yasuhiko Okudera (kiri) kala merumput di Bundesliga bersama Werder Bremen (werder.de)

27 Agu 2025
5 menit membaca

PEMAIN naturalisasi Kevin Diks Bakarbessy mengukir debut bersejarahnya bersama Borussia Mönchengladbach akhir pekan lalu. Bek berdarah Maluku yang sudah mengambil sumpah sebagai warga negara Indonesia pada November 2024 itu mencatatkan diri jadi pemain Indonesia pertama yang merumput di Bundesliga. Ia juga meneruskan tradisi pemain asal Asia yang meramaikan sepakbola Jerman sejak 1970-an yang dirintis bintang legendaris asal Jepang Yasuhiko Okudera dan Cha Bum-kun asal Korea Selatan. 

 

Diks resmi berkarier di Mönchengladbach setelah hijrah dari klub Denmark, FC København. Diks melakoni debutnya sebagai pemain pengganti ketika Mönchengladbach menjamu Hamburg SV Minggu (24/8/2025) lalu. Kedua tim bermain imbang tanpa gol di partai pembuka musim 2025/2026 itu. 

 

“Hasil (imbang 0-0) yang tak kami inginkan. Kami mengambil semua hikmah positif, terus bekerja keras, dan fokus untuk pekan depan. Bangga jadi pemain Indonesia pertama di Bundesliga, terima kasih atas semua dukungan Anda di rumah dan di tribun,” ungkap Diks di akun Instagramnya, @kevindiks2.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page