- 14 Feb 2025
- 7 menit membaca
Diperbarui: 29 Des 2025
BEK timnas Indonesia Jay Idzes belakangan jadi perbincangan hangat setelah didapuk jadi kapten klub Seria A Italia, Venezia FC. Pun kompatriotnya, Rizky Ridho, santer digosipkan tengah dilirik klub Como 1907. Bersama Thom Haye (bermain untuk Almere City) dan beberapa pemain berpaspor Indonesia hasil naturalisasi yang juga berkiprah di liga-liga teratas Eropa yang lain, mereka sedang menikmati kebintangan mereka di hadapan publik tanah air.
Namun, mereka bukan pemain naturalisasi Indonesia pertama yang “abroad” dan pernah main di Eredivisie (Belanda). Adalah Arnold Wouter ‘Nol’ van der Vin yang tercatat sebagai pemain naturalasasi Indonesia pertama yang abroad. Di musim 1954-1955, Arnold merumput bersama Fortuna ‘54 (kini Fortuna Sittard). Ia tercatat jadi satu dari sekian “naturalisasi” berdarah Belanda yang memilih timnas Indonesia pasca-era kemerdekaan selain Boelard van Tuyl, Pieterseen, Van der Berg, dan Pesch.
Akar sejarah begitu mengikat di persepakbolaan antara negeri mantan penjajah maupun yang terjajah. Tidak hanya Indonesia dengan Belanda, tapi juga Filipina dengan Spanyol, yang menjajah sejak 1565 hingga Filipina mendeklarasikan kemerdekaannya pada 12 Juni 1898. Bahkan jauh sebelum Van der Vin tampil di liga top Belanda, pada akhir abad ke-19 sudah ada sejumlah pemain diaspora Filipina yang pernah membela klub-klub top Spanyol seperti Real Madrid, Atlético Madrid, dan FC Barcelona. Bahkan ada pula yang pernah berseragam timnas Filipina dan timnas Spanyol. Berikut delapan di antaranya:
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















