- 16 Jul 2024
- 3 menit membaca
Diperbarui: 6 hari yang lalu
STUDI tentang revolusi Indonesia acapkali merujuk pada karya sepasang Indonesianis terkemuka: George Mcturnan Kahin dan Bennedict Anderson. Keduanya adalah guru dan murid yang sama-sama berkhidmat di Cornel University. Karya mereka disebut-sebut sebagai kitab babon dalam kajian sejarah Indonesia periode 1945-1949 maupun nasionalisme di Asia Tenggara.
Kahin dalam disertasinya, Nationalism and Revolution in Indonesia (alih bahasa: Nasionalisme dan Revolusi di Indonesia), menekankan peran elite nasional seperti Sukarno, Hatta, dan Sjahrir dalam menentukan arah perjuangan revolusi Indonesia.
Sementara itu, Ben Anderson dalam Java in a Time of Revolution: Occupation and Resistance, 1944-1946 (alih bahasa: Revolusi Pemuda: Pendudukan Jepang dan Perlawanan di Jawa 1944—1946) lebih menonjolkan lakon kelompok-kelompok revolusioner pemuda, militer, dan partai politik di panggung revolusi.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















