Diperbarui: 25 Jul
PRESIDEN Prabowo Subianto resmi memekarkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada Minggu, 10 Agustus 2025. Selain Komando Daerah Militer (Kodam) yang jumlahnya ditambah enam menjadi 21 Kodam, di antara yang dimekarkan adalah Komando Pasukan Khusus (Kopassus), pasukan elite Angkatan Darat. Jumlah grup di Kopassus yang sebelumnya tiga, dimekarkan menjadi enam grup. Masih sama, setiap grup dipimpin seorang kolonel.
Jumlah grup di Kopassus dari masa ke masa memang sering berubah. Di masa LB “Benny” Moerdani menjadi orang nomor satu di Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI), yang disebut Pangab (panglima ABRI), langkah yang diambil demi efisiensi atau penghematan anggaran belanja adalah pengurangan personel di pasukan khusus. Waktu itu Kopassus masih bernama Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopassandha) –berganti nama menjadi Kopassus pada 26 Desember 1986.
Rencana yang diambil Benny, menurut Hendro Subroto dalam biografi Sintong Panjaitan berjudul Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando, “memperkecil jumlah angota pasukan baret merah dari 6.644 orang menjadi sekitar 3000 orang saja.”
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












