- Randy Wirayudha

- 17 Sep 2024
- 5 menit membaca
Diperbarui: 3 hari yang lalu
TIDAK ada tempat yang aman di Jalur Gaza, Palestina, sepanjang 347 hari genosida oleh Israel sejak Oktober 2023. Termasuk di Khan Younis. Kota di selatan Jalur Gaza itu sudah menampung pengungsi, bahkan sejak Peristiwa Nakba pada 1948.
Kota Khan Younis pernah disinggahi akvitis HAM Malcolm X. Enam dasawarsa silam, dia melihat sendiri pahitnya kehidupan pengungsi Palestina akibat kebiadaban zionisme Israel.
Selain Martin Luther King Jr., Malcolm X dikenal paling lantang mengadvokasi hak-hak komunitas Afro-Amerika yang tertindas. Menjelang ajal menjemputnya pada 21 Februari 1965, ia juga lantang menyuarakan keprihatinannya kepada penduduk Gaza, Palestina. Bukan hanya karena ia seorang mualaf, tapi secara kemanusiaan ia melihat orang-orang Palestina tertindas oleh zionis Israel.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












