top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Kala Malcolm X Melawat ke Jalur Gaza

Kisah aktivis Malcolm X bertandang ke Gaza. Menyaksikan getirnya dampak zionisme Israel di kamp-kamp pengungsian.

17 Sep 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Malcolm X.

Diperbarui: 3 hari yang lalu

TIDAK ada tempat yang aman di Jalur Gaza, Palestina, sepanjang 347 hari genosida oleh Israel sejak Oktober 2023. Termasuk di Khan Younis. Kota di selatan Jalur Gaza itu sudah menampung pengungsi, bahkan sejak Peristiwa Nakba pada 1948.


Kota Khan Younis pernah disinggahi akvitis HAM Malcolm X. Enam dasawarsa silam, dia melihat sendiri pahitnya kehidupan pengungsi Palestina akibat kebiadaban zionisme Israel.


Selain Martin Luther King Jr., Malcolm X dikenal paling lantang mengadvokasi hak-hak komunitas Afro-Amerika yang tertindas. Menjelang ajal menjemputnya pada 21 Februari 1965, ia juga lantang menyuarakan keprihatinannya kepada penduduk Gaza, Palestina. Bukan hanya karena ia seorang mualaf, tapi secara kemanusiaan ia melihat orang-orang Palestina tertindas oleh zionis Israel.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Perang Jawa Memicu Kemerdekaan Belgia dari Belanda

Perang Jawa Memicu Kemerdekaan Belgia dari Belanda

Hubungan diplomatik Indonesia dan Belgia secara resmi sudah terjalin sejak 75 tahun silam. Namun, siapa nyana, kemerdekaan Belgia dari Belanda dipicu oleh Perang Jawa.
Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja bersekutu melawan Belanda. Keduanya telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
Prajurit Keraton Ikut PKI

Prajurit Keraton Ikut PKI

Dua anggota legiun Mangkunegaran ikut serta gerakan anti-Belanda. Berujung pembuangan.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
bottom of page