top of page

Spike Lee Joints, dari Malcolm X hingga Viagra

Spike Lee dikenal sebagai sineas yang kondang dengan film-film bertema sosial-politik, khususnya rasialisme. Menandai empat dasawarsa kiprahnya dengan film musikal.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sutradara Shelton Jackson "Spike" Lee di lokasi syuting film "Da 5 Bloods" (Instagram @officialspikelee)

7 Des 2020
6 menit membaca

Diperbarui: 21 Feb

EMPAT dekade sudah Spike Lee berkiprah di belakang layar, baik sebagai sutradara maupun produser. Ia ingin menandainya dengan sebuah film musikal agar sedikit berbeda dari tema-tema yang acap jadi langganannya. Filmnya yang masih dalam tahap pra-produksi belum ia sematkan judul meski dalam pengumumannya, sebagaimana dikutip Variety, 17 November 2020, Spike memberi bocoran filmnya tentang viagra alias pil biru yang acap dijadikan para pria untuk membangkitkan kejantanan di ranjang.


Film itu diadaptasi dari sebuah artikel fenomenal karya David Kushner yang dimuat Esquire, 1 September 2018: “All Rise: The Untold Story of the Guys Who Launched Viagra”.


“Saya merasa malu belum membuat film bertema musikal selama empat dekade ini,” ungkap Spike dalam program diskusi daring “Living Live” yang dipandu aktor Reza Rahadian dan mantan Dubes RI untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal di Mola TV, Jumat (4/12/2020) malam.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Bersama Henk Sneevliet, Adolf Baars mempelopori komunisme di Indonesia. Takdir keduanya setali tiga uang, berakhir tragis di tangan Nazi.
bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Atlet Kanada Duncan McNaughton tak dijagokan dalam cabang olahraga atletik di Olimpiade Los Angeles 1932. Bertanding melawan teman baiknya, McNaughton justru berhasil meraih medali emas di nomor lompat tinggi.
Atlet Kanada Duncan McNaughton tak dijagokan dalam cabang olahraga atletik di Olimpiade Los Angeles 1932. Bertanding melawan teman baiknya, McNaughton justru berhasil meraih medali emas di nomor lompat tinggi.
Philip Fullard jago udara yang melegenda dari Perang Dunia I. Ironisnya medali-medali kehormatannya dilelang keluarganya.
Philip Fullard jago udara yang melegenda dari Perang Dunia I. Ironisnya medali-medali kehormatannya dilelang keluarganya.
Jatuh-bangun menghadapi masalah keluarga lewat pergulatan batin. Menyajikan romantisme keluarga. (Tulisan mengandung beberan cerita).
Jatuh-bangun menghadapi masalah keluarga lewat pergulatan batin. Menyajikan romantisme keluarga. (Tulisan mengandung beberan cerita).
Pelatih pribadi Diego Maradona berjuluk “Si Buta”. Setia mendampingi dalam suka maupun duka.
Pelatih pribadi Diego Maradona berjuluk “Si Buta”. Setia mendampingi dalam suka maupun duka.
Elon Musk memimpikan ekplorasi ke Uranus. Planet terdingin ini sudah diamati sejak zaman Yunani Kuno dan mulanya dianggap bintang.
Elon Musk memimpikan ekplorasi ke Uranus. Planet terdingin ini sudah diamati sejak zaman Yunani Kuno dan mulanya dianggap bintang.
transparant.png
bottom of page