top of page

Oliver Stone, Perang Vietnam, dan Pembunuhan JFK

Veteran Perang Vietnam yang jadi sineas kawakan dengan film-film kontroversial. Termasuk film thriller dan dokumenter konspirasi pembunuhan Presiden Kennedy.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sutradara legendaris William Oliver Stone bicara tentang JFK, Sukarno, dan CIA. (Twitter @TheOliverStone).

23 Feb 2021
6 menit membaca

Diperbarui: 19 Mei

SIAPA tak kenal Oliver Stone? Sutradara dan penulis naskah kondang ini punya koleksi 12 Piala Oscar dan 16 Golden Globe. Banyaknya karyanya yang dipengaruhi pengalaman pribadinya sebagai veteran Perang Vietnam membuat karya-karyanya lebih realistis ketimbang film-film heroik picisan yang acap dibintangi Chuck Norris atau Sylvester Stallone.


Karya legendaris Stone adalah Platoon (1986). Meski naskah awalnya banyak ditolak rumah produksi, film ini setelah mendapat rumah produksi kelas menengah, Helmdale Film Corporation dan Orion Pitures, justru meledak di pasar global. Dengan budget enam juta dolar saja, mereka meraup keuntungan hingga 138 juta dolar.


“Alasan mengapa filmnya berhasil sukses, mungkin karena awalnya anggarannya rendah, lalu tidak banyak yang mengenal kami. Kami pun tak mengharap apapun karena kami tak membuat jenis film murahan seperti Chuck Norris atau Stallone. Kami membuat film yang berdasarkan kenyataan, beradasarkan pengalaman hidup yang pernah saya alami,” ujar Stone dalam diskusi Living Live Mola TV, Sabtu (20/2/2021).

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page