top of page

Kampiun Persatuan Pemuda Islam

Umumnya bergerak dalam mendorong peningkatan pendidikan agama, Gerakan Pemuda Islam Indonesia juga tampil sebagai organisasi politik seutuhnya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Engkin Zainal (EZ) Muttaqien dalam rapat umum rehabilitasi GPII, 1968. (Repro Ajengan dalam Perubahan Zaman: Biografi Dr. (HC) KH E.Z. Muttaqien).

9 Apr 2024
2 menit membaca

Diperbarui: 15 Feb

ATAS dorongan sesepuh Masyumi, mahasiswa Sekolah Tinggi Islam yang didirikan Masyumi, mengonsep pembentukan organisasi pemuda Islam. Setelah matang, pada 2 Oktober 1945, mereka menghelat pertemuan di Balai Muslimin di Kramat Raya 19 Jakarta. Hadir tokoh-tokoh Islam seperti Wahid Hasyim (NU), Anwar Tjokroaminoto (PSII), dan Mohammad Natsir. 


Dalam pertemuan itu diresmikanlah Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII). Harsono Tjokroaminoto menjadi ketua pertamanya. GPII merekrut pemuda dan pemudi berusia 15–35 tahun, dan mengembangkan sayap khusus pemudi: GPII Putri.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page