- Martin Sitompul

- 20 Jul 2024
- 3 menit membaca
Diperbarui: 5 jam yang lalu
KECAMAN dan cerca mendera Abdurrahman Wahid alias Gus Dur usai menunaikan kunjungan ke Israel. Apalagi setelah kepulangannya, Gus Dur merekomendasikan peluang bagi pemerintah Indonesia untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Gus Dur berkunjung ke Israel pada Oktober 1994 atas undangan Kantor Kepresidenan Israel. Di sana Gus Dur menyaksikan proses perdamaian Israel dengan negara-negara Arab.
“Hubungan diplomatik itu perlu dilakukan untuk mengantisipasi masa depan setelah perkembangan kian membaik antara negara-negara Arab dan Israel,” kata Gus Dur kepada wartawan di Jakarta menceritakan hasil kunjungannya ke Israel, diberitakan Berita Yudha, 7 November 1994.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












