top of page

Kelakar Gus Dur dan Benny Moerdani Tentang Israel

Gus Dur santai saja menanggapi kritikan terhadap dirinya setelah menerima undangan berkunjung ke Israel. Pengalamannya ke Israel bahkan jadi guyonan dengan seorang jenderal terpenting Orde Baru.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Jenderal Benny Moerdani bersama Gus Dur. (Repro Benny Moerdani: Profil Prajurit Negarawan).

20 Jul 2024
3 menit membaca

Diperbarui: 31 Jan

KECAMAN dan cerca mendera Abdurrahman Wahid alias Gus Dur usai menunaikan kunjungan ke Israel. Apalagi setelah kepulangannya, Gus Dur merekomendasikan peluang bagi pemerintah Indonesia untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Gus Dur berkunjung ke Israel pada Oktober 1994 atas undangan Kantor Kepresidenan Israel. Di sana Gus Dur menyaksikan proses perdamaian Israel dengan negara-negara Arab.


“Hubungan diplomatik itu perlu dilakukan untuk mengantisipasi masa depan setelah perkembangan kian membaik antara negara-negara Arab dan Israel,” kata Gus Dur kepada wartawan di Jakarta menceritakan hasil kunjungannya ke Israel, diberitakan Berita Yudha, 7 November 1994.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page