top of page

Berkunjung ke Israel, Gus Dur Dikritik Tokoh NU

Kunjungan Gus Dur ke Israel memicu kontroversi. Ia mengaku urusan pribadi dan tidak ada sangkut paut dengan NU. Kritikan dan kecaman datang dari tokoh NU.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Abdurrahman Wahid (kanan) berbincang dengan dua tokoh NU Abu Hasan (kiri) dan Idham Chalid (tengah). (Repro Gus Dur: The Authorized Biography of Abdurrahman Wahid).

16 Jul 2024
3 menit membaca

Diperbarui: 31 Jan

MASYARAKAT dibuat heboh setelah foto lima orang warga NU bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog muncul di media sosial dan menjadi berita berbagai media. Pertemuan yang berlangsung di Israel itu menuai kecaman dari berbagai pihak, tak terkecuali dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).


Mengutip laman nu.or.id, Savic Ali, ketua PBNU bidang media, IT, dan advokasi, menyayangkan terjadinya pertemuan itu. Ia menilai kunjungan tersebut sebagai tindakan orang yang tak memahami geopolitik, tak mengerti kebijakan NU secara organisasi, serta perasaan seluruh warga NU. Pasalnya, Israel kini tengah menjadi sorotan dunia dan mendapat kecaman keras dari banyak pihak atas aksinya melakukan agresi terhadap rakyat Palestina.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page