Diperbarui: 26 Agu
FIFA matchday antara timnas Indonesia versus Argentina jadi partai yang paling ditunggu publik di tanah air. Kendati bukan dalam rangka kompetisi resmi, laga yang akan bergulir di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Senin (19/6/2023) malam itu jadi pertemuan perdana tim senior kedua negara. Di level U-20, tim Garuda Muda sudah pernah merasakan bagaimana tak berdayanya mereka saat bersua Argentina di Kejuaraan Dunia Yunior (kini Piala Dunia U-20) 1979 di Jepang.
Kosasih Kartadiredja salah satu saksi matanya. Ia memang bukan bagian dari skuad yunior Indonesia yang diarsiteki Soetjipto Soentoro 44 tahun silam itu, tapi hadir di Kejuaraan Dunia Yunior 1979 itu sebagai pengadil lapangan, kendati peraturan saat itu tentu menghindarkannya bertugas di laga-laga yang satu grup dengan Indonesia.
Indonesia sendiri tergabung di Grup B bersama tiga raksasa sepakbola: Argentina, Polandia, dan Yugoslavia. Sementara, Kosasih kebagian jatah bertugas di laga Spanyol vs Aljazair (Grup A) sebagai wasit utama, serta duel Uni Soviet vs Hungaria (Grup D) dan partai Spanyol vs Meksiko (Grup A) sebagai hakim garis.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















