top of page

Ketika Tan Malaka Jadi Orang Tionghoa

Sekelumit kisah Tan Malaka yang pernah hidup sepenuhnya sebagai seorang Tionghoa di negeri seberang.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 19 Agu 2017
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 29 Mei 2025

SEBAGAI orang buangan politik yang paling dicari-cari oleh pemerintah kolonial dan imperialis di Asia, Tan Malaka selalu mengganti-ganti identitas demi keselamatannya. Pengalaman ditangkap dan ditahan di beberapa negeri, mulai Hongkong sampai Filipina, membuatnya harus semakin mahir menyembunyikan diri di balik identitas palsu. Bak film spionase, bukan hanya nama yang diganti, tapi juga penampilan dan bahasa.


Salah satu periode penting dalam hidup Tan Malaka, di mana dia tampil sepenuhnya sebagai orang Tionghoa terjadi ketika dia menetap di Singapura mulai 1937 sampai 1942. Sebelum tinggal di Singapura, yang saat itu masih di bawah wilayah Malaya kekuasaan Inggris, Tan sempat singgah beberapa bulan saja di Rangoon, Burma. Karena kesulitan mendapat pekerjaan, dia memutuskan untuk hijrah ke Singapura di pengujung 1937.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
In addition to the epigraphs found on the seven inscriptions, historical sources regarding Tarumanagara also come from statues and temples at two archaeological sites.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah lahir dari keluarga menak terpandang. Memilih jalan perjuangan.
bg-gray.jpg
Pernah dicampakkan dan ditipu intel Jepang, Shamsiah Fakeh lantang menyuarakan emansipasi perempuan. Dituduh bunuh anak sendiri saat gerilya di hutan.
bg-gray.jpg
Jenderal sekaligus pahlawan Italia ini sedang menakhodai kapalnya ketika Perang Aceh meletus. Di perairan Aceh, dia kena kolera.
Fenomena Lipstick Effect muncul ketika krisis ekonomi. Perempuan membeli kosmetik untuk memanjakan diri sebagai mekanisme psikologis mengatasi tekanan.
Fenomena Lipstick Effect muncul ketika krisis ekonomi. Perempuan membeli kosmetik untuk memanjakan diri sebagai mekanisme psikologis mengatasi tekanan.
Beragam faktor, terutama perubahan birokrasi dan pertanian paksa, menyengsarakan rakyat sejak era kolonial hingga Jepang. Memicu konflik antara penduduk dengan penguasa. Kebanyakan dipimpin tokoh agama.
Beragam faktor, terutama perubahan birokrasi dan pertanian paksa, menyengsarakan rakyat sejak era kolonial hingga Jepang. Memicu konflik antara penduduk dengan penguasa. Kebanyakan dipimpin tokoh agama.
Demi jaga hak, sejarah, asal-usul, dan adat-istiadat suku Muyu bagi generasi-generasi penerusnya, kepala adat marga Kimko di suku Muyu gelar tradisi pesta babi sebagai bentuk perlawanan.
Demi jaga hak, sejarah, asal-usul, dan adat-istiadat suku Muyu bagi generasi-generasi penerusnya, kepala adat marga Kimko di suku Muyu gelar tradisi pesta babi sebagai bentuk perlawanan.
Pernah ada masalah dengan pejuang seberang, Soeharto lama tidak memberi tempat orang-orang Sulawesi dalam posisi kunci militer. Jenderal M. Jusuf pengecualian.
Pernah ada masalah dengan pejuang seberang, Soeharto lama tidak memberi tempat orang-orang Sulawesi dalam posisi kunci militer. Jenderal M. Jusuf pengecualian.
Majalah sastra di Indonesia merepresentasikan suasana zamannya. Sastrawan generasi pertama belum menemukan formatnya hingga sastrawan Pujangga Baru menjadi pionir.
Majalah sastra di Indonesia merepresentasikan suasana zamannya. Sastrawan generasi pertama belum menemukan formatnya hingga sastrawan Pujangga Baru menjadi pionir.
Eksperimen penjara Stanford dihentikan setelah banyak tahanan yang menunjukkan gangguan psikologis dan para penjaga berlaku sewenang-wenang.
Eksperimen penjara Stanford dihentikan setelah banyak tahanan yang menunjukkan gangguan psikologis dan para penjaga berlaku sewenang-wenang.
transparant.png
bottom of page