top of page

Kisah Mantri Hutan Selamatkan Buron PKI

Kepercayaan dari pemerintah militer Jepang dimanfaatkan sang mantri untuk menyelamatkan orang-orang komunis.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Barisan tentara Jepang tahun 1944. (Nationaal Archief).

15 Nov 2019
3 menit membaca

Diperbarui: 21 Agu

PADA pertengahan 1944, satuan Polisi Militer Angkatan Darat Jepang (Kempeitai) menggelar razia besar-besaran di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Mereka mengincar tempat-tempat persembunyian para pemberontak –dalam hal ini dimotori oleh PKI– yang kerap merepotkan pemerintah militer Jepang. Penyergapan oleh Kempeitai itu merupakan buntut dari kegiatan anggota PKI yang sejak 1942 terus melakukan gerakan bawah tanah menyebarkan propaganda anti-Jepang kepada masyarakat.


Kegeraman militer Jepang semakin bertambah mana kala para kader PKI tersebut melakukan sabotase terhadap sejumlah fasilitas seperti lapangan terbang, penyulingan minyak, galangan kapal, kereta api, dan sebagainya. Tindakan-tindakan itulah yang membuat militer Jepang akhirnya memutuskan bergerak memberantas para pembuat onar ini.


Dijelaskan Sidik Kertapati dalam Sekitar Proklamasi 17 Agustus 1945 bahwa antara 1942-1944 sudah  banyak kader PKI yang ditangkap dan dihukum mati. “… Hampir semua (gerakan) PKI di Jawa Timur telah dihancurkan, kader-kadernya ditangkap dan kekejaman yakni siksaan berlanjut dan menjalar sampai ke Jawa Tengah dan Jawa Barat.”

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
Dihelat 12 tahun pasca-berdirinya AFF. Gelaran perdananya dinodai skandal pengaturan skor.
Dihelat 12 tahun pasca-berdirinya AFF. Gelaran perdananya dinodai skandal pengaturan skor.
Kartini adalah sang pemula dari proses revolusi nasional.
Kartini adalah sang pemula dari proses revolusi nasional.
Selain menyajikan kemegahan peradaban masa lalu, film dokumenter ini juga berpesan tentang kerukunan umat beragama di Muarajambi.
Selain menyajikan kemegahan peradaban masa lalu, film dokumenter ini juga berpesan tentang kerukunan umat beragama di Muarajambi.
Setelah mendapat janji gubernur DKI, ada harapan Masjid Jami Al Masur direstorasi. Namun, prosesnya tak mudah.
Setelah mendapat janji gubernur DKI, ada harapan Masjid Jami Al Masur direstorasi. Namun, prosesnya tak mudah.
transparant.png
bottom of page