- 29 Agu 2025
- 5 menit membaca
BELAKANGAN viral ucapan Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani yang menganggap “guru beban negara” berseliweran di media sosial. Faktanya, pernyataan itu hoaks belaka lantaran merupakan hasil potongan tidak utuh dan deepfake.
Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu memberi klarifikasi bahwa video tentang “guru beban negara” itu adalah hoaks pada Selasa (19/8/2025). Pernyataan itu menurutnya hasil potongan video dan rekayasa dari pidato Menkeu Sri Mulyani di Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 7 Agustus 2025 lalu. Sri Mulyani menyampaikannya dalam rangka menerangkan “klaster kedua” terkait gaji dan tunjangan dosen dan guru dalam alokasi anggaran pendidikan tahun 2025.
“Banyak di media sosial saya selalu mengatakan, ‘oh menjadi dosen atau menjadi guru tidak dihargai karena gajinya enggak besar.’ Ini juga salah satu tantangan bagi keuangan negara. Apakah semuanya harus keuangan negara, ataukah ada partisipasi dari masyarakat,” demikian bunyi pidato asli Menkeu Sri Mulyani di forum itu, sebagaimana yang diunggah akun Youtube Kompas.com, 8 Agustus 2025.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















