Diperbarui: 28 Jul
KABAR duka datang dari ekonom kritis Kwik Kian Gie. Mantan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan menteri Koordinator bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri (Ekuin) itu meninggal dunia kemarin, Senin (28 Juli 2025) malam di usia 90 tahun.
Kepergian ekonom “kelotokan” itu menjadi kehilangan besar bagi bangsa ini. Tak ada lagi masukan ataupun kritik yang kerap disuarakannya baik lewat lisan maupun tulisan. Pandangannya yang berharga bagi pembangunan ekonomi bangsa itu tentu tidak begitu saja jatuh dari langit, melainkan didapatkannya lewat pergulatan bertahun-tahun dengan perekonomian baik lewat bangku sekolah maupun terjun langsung ke lapangan sejak muda.
Setelah lulus sebagai doktorandus (sarjana) ekonomi dari Nederlandsch Economiesche Hogeschool (Sekolah Tinggi Ekonomi Belanda) di Rotterdam, seperti Bung Hatta, pada 1960-an, Kwik bekerja di Kedutaan Besar RI di Den Haag sedari 1965 hingga 1970. Dirinya sempat pula menjadi direktur di NV Handelsonderneming IPILO, Amsterdam. Perusahaan itu dulu mengimpor banyak hasil bumi dari Indonesia.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

















