top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Main Mata Iran dan Amerika dalam Iran/Contra

Skandal Iran/Contra, dalihnya untuk membebaskan sandera. Diam-diam, Amerika jual senjata ke Iran untuk dukung gerilyawan Contra menggulingkan rezim kiri Nikaragua.

28 Mei 2019

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Ronald Reagan, Presiden Amerika Serikat. (Wikimedia).

  • 29 Mei 2019
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 1 Mar

HUBUNGAN Amerika Serikat (AS) dan Iran memanas sejak beberapa waktu belakangan. Berbagai media memberitakan kedua negara saat ini bahkan telah di ambang perang. Lewat akun twitter pribadinya, @realDonaldTrump, Presiden AS Donald Trump memberi komentar pada 20 Mei 2019. “Jika Iran ingin berperang, akan ada akhir resmi bagi Iran. Jangan pernah mengancam Amerika Serikat,” ujarnya, dikutip cnnindonesia.com.


Komentar Trump kontan menuai respons tak kalah “garang” dari Teheran. Jenderal Morteza Qorbani, penasehat komando militer Iran, mengancam akan menenggelamkan kapal-kapal perang AS yang dikirim ke Timur Tengah. “Jika mereka tetap berkomitmen melakukan kebodohan itu, kami akanmembuat kapal-kapal itu tenggelam ke dasar laut bersama kru dan pesawat mereka menggunakan dua rudal atau dua senjata rahasia kami,” ujarnya, dilansir cnnindonesia.com, 27 Mei 2019.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page