top of page

Pertempuran Amerika dan Iran di Lautan

Balas dendam Amerika terhadap Iran setelah frigatnya terkena ranjau laut Iran. Pertempuran laut besar pertama Amerika setelah Perang Dunia.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Frigat Iran Sahand terbakar hebat sebelum tenggelam akibat dihajar rudal-rudal pasukan AS (Foto: US Navy)

14 Feb 2020
4 menit membaca

Diperbarui: 1 Mar

PEMBUNUHAN Jenderal Iran Qassem Soleimani oleh Amerika Serikat (AS) pada 3 Januari 2020 menaikkan tensi hubungan kedua negara yang sudah buruk sejak lama. Pembunuhan itu memicu serangan balasan dari Iran pada 8 Januari 2020 dengan menyerang pangkalan militer AS di Irak. Meski tak menimbulkan korban jiwa, tulis bbc.com 11 Februari 2020, serangan balasan itu mengakibatkan sejumlah serdadu AS menderita Traumatic Brain Injuries (TBI).


Saling serang antara militer AS dan Iran juga pernah terjadi di tengah kecamuk Perang Iran-Irak (1980-1988). Saling serang itu berlangsung dalam sebuah pertempuran laut yang oleh AS diberi nama Operasi Praying Mantis (OPM).

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page