- 15 Apr 2024
- 5 menit membaca
Diperbarui: 1 Mar
SIRINE meraung-raung di kota-kota di selatan Israel pada Minggu (15/4/2024) dini hari seiring sejumlah serangan misil dan drone (pesawat nirawak, red.) Iran gagal dihalau sistem pertahanan iron dome. Serangan frontal Iran terhadap Israel ini buntut dari serangan bom Israel ke konsulat Iran di Damaskus, Suriah pada dua pekan sebelumnya.
Pada 1 April 2024, Israel menyerang konsulat Iran di Damaskus hingga menewaskan 16 orang, termasuk dua jenderal dan beberapa pejabat diplomatik Iran. Sebagai balasannya, Iran meluncurkan lebih dari 120 misil balistik dan 170 drone ke selatan Israel dengan sasaran Pangkalan Udara (Lanud) Nevatim di Gurun Negev. Basis militer dan pangkalan pesawat-pesawat F-35 “Lightning” itu dianggap Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menjadi basis untuk menyerang konsulat Iran di Damaskus.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












