- 2 Jul 2025
- 4 menit membaca
Diperbarui: 28 Feb
USAI gencatan senjata, baik Iran maupun Israel sama-sama mengklaim kemenangan dalam 12 hari Perang Iran-Israel (13-24 Juni 2025). Setelah pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menyatakan kemenangan Iran bagaikan tamparan telak di wajah Amerika Serikat sebagai beking Israel, Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu membalas dengan pernyataan Israel meraih kemenangan bersejarah.
Sementara, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa gencatan senjata itu adalah jasanya. Padahal, Korps Garda Revolusi Iran IRGC mengklaim bahwa pihak Israel yang memohon pada Trump untuk menawarkan gencatan senjata dengan Iran.
“Israel frustrasi dengan perlawanan heroik bangsa Iran. Fase akhir Operasi True Promise III mengajarkan pelajaran bersejarah dan tak terlupakan untuk Israel setelah agresi buta dan brutal,” ungkap pernyataan IRGC, dikutip Middle East Eye, 24 Juni 2024.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












