- 10 Nov 2025
- 6 menit membaca
LEBIH dari tiga tahun terpisah membuat Martin Florimond Alexis Goede (1909-1993), serdadu Koninklijk Nederlandsch Indisch Leger (KNIL) asal Suriname, serius mencari istrinya begitu ada kesempatan usai Jepang menyerah pada Sekutu. Istrinya, Francisca Anna Vermeer (1918-1984), juga ditahan dalam kamp interniran sejak Jepang menguasai Hindia Belanda tapi beda kota. Martin, yang kelahiran Paramaribo, 7 Agustus 1909, beruntung akhirnya bisa menemukan Anna dan membawanya bersama-sama pergi kembali ke sebuah kamp.
Walaupun sudah bebas dari tentara Jepang yang lebih dari tiga tahun menjadikan mereka tawanan perang, tak ada pilihan bagi orang-orang Belanda selain kembali kamp setelah Agustus 1945. Setelah kedatangan tentara Inggris ke kota-kota pelabuhan di Jawa, banyak orang Indonesia mengamuk terhadap orang Belanda maupun orang-orang yang dianggap membantu Belanda.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












