top of page

Memahami Masa Lalu Melalui Musik

Memahami kehidupan masyarakat era kolonial secara lebih utuh melalui pertemuan musik Belanda dengan musik etnis di Nusantara.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pegawai kolonial Belanda menyisir sungai bersama penduduk suku Mentawai menggunakan kano di Pulau Siberut, 1910. (Tropenmuseum).

7 Feb 2024
4 menit membaca

Diperbarui: 29 Des 2025

KETIKA mengunjungi Maileppet di Pulau Siberut, Sumatra Barat, awal 1980-an, Gerard A. Persoon heran sekaligus terkesima atas sambutan yang diberikan Asak, tetua suku. Asak menyanyikan lagu Wilhelmus, dalam bahasa setempat, khusus untuknya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page