top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Membentang Sejarah Pakaian Garis-garis

Pakaian bermotif garis-garis di Abad Pertengahan menjadi penanda bagi mereka yang terbuang dan tidak bermoral. Maknanya berubah pada Abad Pencerahan, motif garis-garis menjadi simbol kebebasan.

22 Okt 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Penyair Rubin von Rudeger mengenakan pakaian bermotif garis-garis dan mi-parti saat bertemu kekasihnya. Ilustrasi ini diambil dari Codex Manesse yang disusun pada abad ke-14. (Master of the Codex Manesse/Wikimedia Commons).

Diperbarui: 9 Jan

TAK sulit menemukan pakaian bermotif garis vertikal maupun horizontal di toko-toko busana. Layaknya tren fashion yang tengah populer dan digandrungi berbagai kalangan, beragam jenama mode seakan berlomba memamerkan koleksi mereka dengan motif ini. Desain pakaian bermotif garis-garis ini pun beraneka rupa, ada yang memadukan dua warna atau lebih ke dalam satu pakaian, tak sedikit pula yang berani berkesperimen dengan menggabungkan motif garis vertikal dan horinzontal agar terlihat lebih menarik. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Dari Brussel ke Jalan Astrid di Kebun Raya Bogor. Raja dan Ratu Belgia dari berbagai masa punya cerita di Indonesia.
Riwayat Konglomerat Dasaad

Riwayat Konglomerat Dasaad

Jaringan bisnis Dasaad membentang di dalam dan luar negeri. Ia tercatat sebagai pengusaha Indonesia pertama yang membuka kantor cabang di Amerika Serikat.
Brigitte Bardot yang Kontroversial

Brigitte Bardot yang Kontroversial

Brigitte Bardot tak sekadar ikon perfilman yang dijuluki “Marylin Monroe-nya Prancis”. Ia juga “lokomotif sejarah perempuan”.
bottom of page