- Martin Sitompul

- 24 Feb 2025
- 5 menit membaca
Diperbarui: 29 Des 2025
KABAR duka itu datang lebih dua pekan lalu, tepatnya 6 Februari 2025: Pak Tuba meninggal dunia. Tuba bin Abudurahim adalah seorang penyintas tragedi 1965. Ia menjadi buron tentara lantaran berada di Lubang Buaya –tempat dieksekusi sejumlah jenderal Angkatan Darat dalam Peristiwa Gerakan 30 September (G30S) 1965– sebagai anggota Pemuda Rakyat. Akibatnya, Pak Tuba harus menghabiskan masa mudanya selama 14 tahun dari penjara ke penjara. Mulai dari Penjara Salemba di Jakarta hingga Pulau Buru di Kepulauan Maluku.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












