top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Tuba Bukan Tuba

Demi aksi bela negara, ia berada di Lubang Buaya dan menyaksikan kejadian mengerikan yang dialami para jenderal.

21 Des 2022

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Ilustrasi Tuba. (M.A. Yusuf/Historia.ID).

  • 21 Des 2022
  • 12 menit membaca

TIGA jemari kuku tangannya menghitam; kedua jempol dan jari manis sebelah kiri. Sementara jari tengah kiri melengkung ke atas. Kadangkala jempolnya mengeluarkan bau busuk. Semuanya akibat getokan palu tentara yang memeriksanya berpuluh tahun silam. “Baunya enggak karu-karuan. Sudah 47 tahun masih bau aja,” katanya. Ia menduga jari yang menghitam itu lantaran darah beku yang tidak keluar.  

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Bianglala Kehidupan di Balik Kamp Interniran Jepang

Bianglala Kehidupan di Balik Kamp Interniran Jepang

Selain mencerminkan kejamnya perang, kamp interniran merekam sisi-sisi humanisme yang dialami para tahanan. Kamp-kamp interniran itu kini tak berjejak lagi.
Westerling Terkulai Dirudal Jerman

Westerling Terkulai Dirudal Jerman

Sebelum jadi "jagal" di Indonesia, Kapten Westerling harus merasakan pahitnya rudal Jerman dalam PD II. Berbulan-bulan dia harus dirawat di Inggris.
Di Balik Tiga Koleksi Indonesia yang Dikembalikan dari Belanda

Di Balik Tiga Koleksi Indonesia yang Dikembalikan dari Belanda

Belanda serahkan lagi tiga benda bersejarah kepada Indonesia. Arca Siwa, Prasasti Damalung dan sebuah Al-Quran direpatriasi untuk disimpan di Museum Nasional.
Before the Rise of Tarumanagara

Before the Rise of Tarumanagara

Before Tarumanagara, there was a civilization called Buni. What is the story of Tarumanagara's origin?
Nasib Pahit Kapal Perang Gegara Toilet

Nasib Pahit Kapal Perang Gegara Toilet

Alami malfungsi binatu dan toilet, kapal induk AS ditarik mundur usai operasi menyerang Iran. Kisah lebih getir pada Perang Dunia II dialami U-Boat Jerman.
bottom of page