- 23 Mar 2019
- 2 menit membaca
Diperbarui: 2 Mei
DUA set gamelan di pendopo Pura Mangkunegaran itu sedang “menganggur”. Kecuali alat musik-alat musik lain seperti kendang, dua set gamelan tadi ditutupi kain hijau siang itu, 18 Maret 2019. “Kalau Rabu malam sama Jumat malam dimainkan,” ujar Doni Irawan, tour guide Pura Mangkunegaran, kepada Historia.ID.
Di depan seperangkat gamelan yang berada di utara, berdiri papan keterangan bertuliskan: Kyai Kanyut Mesem. Usia gamelan itu lebih dari 200 tahun. Saat Raden Mas Said naik takhta menjadi Mangkunegara I, gamelan itu sudah ada.
“Nah, [gamelan] itu yang dipakai untuk siaran langsung dengan peralatan radio,” kata Supriyanto dari Dinas Urusan Istana Mangkunegaran kepada Historia.ID.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















