- 28 Nov 2025
- 5 menit membaca
Diperbarui: 2 Mar
SEJAK pertamakali ditemukan oleh pelaut Belanda tiga abad silam, satu per satu misteri-misteri Pulau Paskah terkuak. Terbaru, para peneliti dari sebuah kampus negeri asal New York menyingkap bahwa ratusan patung raksasa moai yang terdapat pada pulau terpencil di selatan Samudera Pasifik di teritorial terluar Chile itu tidaklah dibuat oleh satu klan atau satu kerajaan saja.
Dari sejumlah penelitian terdahulu, sudah diketahui bahwa patung-patung moai itu dibuat oleh bangsa Rapa Nui yang pernah mendiami Pulau Paskah. Patung-patung moai, baik yang hanya berupa kepala maupun patung-patung utuh, dibuat pada 900 tahun lalu.
Mengutip Daily Mail, Rabu (26/11/2025), riset terbaru itu dilakukan para peneliti dan arkeolog pimpinan Prof. Carl Lipo dari Binghamton University. Risetnya menggunakan teknologi mutakhir, di mana mereka menggunakan drone untuk mengambil sekitar 22 ribu gambar yang lantas disatukan untuk menjadi satu model tiga dimensi.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












