top of page

NU-Muhamadiyah Bersatu di Ampel

Sunan Ampel membangun kawasan yang kemudian membuat NU-Muhamadiyah bersatu. Ada dua ketua mereka yang dimakamkan di sini.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Permakaman di belakang Masjid Ampel, tempat mantan Ketum PB Muhammadiyah Mas Mansur dan Ketum PB NU KH Hasan Gipo dimakamkan. (Petrik Matanasi/Historia.ID).

  • 16 Jul 2025
  • 2 menit membaca

Diperbarui: 25 Apr

SEJAK lama, orang Islam Indonesia melihat perbedaan antara Nahdatul Ulama dan Muhamadiyah. NU dianggap mewakili kaum tradisional sedangkan Muhamadiyah dianggap golongan moderat.

 

Pertentangan sering terjadi di lapisan bawah atau akar rumput. Kadang bisa menjadi pertentangan terbuka. Namun di jajaran pemimpin, NU-Muhamadiyah malah bisa disatukan, terutama dalam sebuah forum. Ini bukan cerita baru.


Koran Bataviaasch Nieuwsblad tanggal 4 Maret 1938 menyebut, Kongres Al-Islam yang diadakan di Masjid Ampel sekitar Maret 1938 dihadiri para kyai dari Nahdatul Ulama (NU) seperti Wahab Wahib; kyai Fakih Usman dan Mas Mansoer dari Muhammadiyah; Sekh Umar Hoobis (Al-Irsjad), dan Sekh Mohamad Hoesein Ba'aboed (Al-Charijah). Sekitar 4000 orang hadir di Masjid Ampel ketika itu.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Para pengikut Tan Malaka dihadapkan ke pengadilan. Mereka didakwa melakukan penculikan Sutan Sjahrir dan berupaya menggulingkan pemerintahan.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah was born into a prominent noble family. Yet, she chose the path of struggle.
bg-gray.jpg
Jalan panjang Maria Ullfah memperjuangkan keadilan bagi perempuan. Terhenti di zaman Jepang.
bg-gray.jpg
Setiati rallied women to commemorate the first anniversary of Indonesia’s independence at the site where the Proclamation was read. They pressed on despite being blocked by Gurkha soldiers.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
Pandemi COVID-19 berimbas pada Olimpiade Tokyo. Seolah mengulang cerita kelam 80 tahun silam meski penyebabnya berbeda.
Pandemi COVID-19 berimbas pada Olimpiade Tokyo. Seolah mengulang cerita kelam 80 tahun silam meski penyebabnya berbeda.
Selalu ada cara untuk mengatasi kesulitan. Di tengah long march untuk kembali bergerilya, Chairul Saleh membuat lomba masak.
Selalu ada cara untuk mengatasi kesulitan. Di tengah long march untuk kembali bergerilya, Chairul Saleh membuat lomba masak.
Piala Dunia U-17 FIFA faktanya terinspirasi dari sebuah turnamen usia muda di Singapura.
Piala Dunia U-17 FIFA faktanya terinspirasi dari sebuah turnamen usia muda di Singapura.
Cerita dari negeri yang jauh, tentang mereka yang menanti dan mengikhtiarkan keadilan.
Cerita dari negeri yang jauh, tentang mereka yang menanti dan mengikhtiarkan keadilan.
Bus Patas AC nyaman, aman, dan bergengsi. Tapi nasib awaknya seringkali dalam bahaya.
Bus Patas AC nyaman, aman, dan bergengsi. Tapi nasib awaknya seringkali dalam bahaya.
transparant.png
bottom of page