- 16 Jan
- 3 menit membaca
Diperbarui: 7 Mar
KOMIKA Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya karena pertunjukan komedi tunggalnya bertajuk “Mens Rea” dianggap menghasut dan menodai agama. Dalam penampilan itu, Pandji tak sekadar berkomedi, tapi juga melempar kritik sosial kepada penyelenggara negara seperti Polri dan TNI, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dan secara umum pemerintahan Prabowo Subianto.
Salah satu sentilannya yang menuai sorotan menyebut Wapres Gibran mengantuk karena matanya sayu. Cara Pandji dalam berkomedi pun menuai pro dan kontra. Ada yang mengatakan komedi Pandji mengarah ke penghinaan secara fisik, pencemaran nama baik, dan sebagainya. Bagi yang membelanya, materi itu sebagai ekspresi kritik sosial dengan bumbu komedi.
Komedi bertujuan untuk menghibur penonton. Ia bisa juga menjadi alat kritik sosial. Namun, komedi terkadang menimbulkan masalah bagi komedian. Entah karena silap lidah atau memang blunder yang disengaja. Hal ini pernah terjadi kepada pelawak Jojon di masa Orde Baru.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















