top of page

Ruhana Kudus Bukan Sekadar Wartawan Perempuan Pertama Indonesia

Selain sebagai wartawan perempuan pertama, Ruhana Kudus juga seorang pendidik dan penggerak masyarakat. Ia melakukan tiga peran dalam waktu bersamaan untuk memajukan kaum perempuan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sekolah pembuatan renda di sekolah Kerajinan Amai Setia, Koto Gadang, dekat Bukittinggi, Sumatra Barat. (Wereldmuseum Amsterdam/Wikimedia Commons).

  • 10 Feb
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 14 Mei

NAMA Roehana Koeddoes (dibaca Ruhana Kudus) dikenal sebagai wartawan perempuan pertama Indonesia. Namun, sejarah mencatat, ia juga berkiprah sebagai pendidik dan penggerak kaum wanita di kampung kelahirannya, Koto Gadang. Salah satu peninggalannya ialah Yayasan Amai Setia, sekolah keterampilan yang didirikan pada 1911, yang masih bertahan hingga kini. 


“Gedung Kerajinan Amai Setia dibangun pada 1915, dan sampai sekarang tetap berdiri. Kami juga tetap menggunakan gedung ini untuk menjalankan mimpi dan visi dari Ibu Rohana Kudus,” kata Trini Tambu, ketua Yayasan Amai Setia, dalam diskusi “3 Wajah Roehana Koeddoes: Pahlawan Nasional, Jurnalis Perempuan Pertama di Indonesia,” di IDN HQ, Jakarta (6/2). 


Siti Ruhana lahir di Koto Gadang pada 20 Desember 1884. Ayahnya seorang kepala jaksa bernama Moehammad Rasjad Maharadja Sutan. Ruhana saudari seayah lain ibu dengan Sutan Sjahrir yang kelak menjadi perdana menteri Indonesia pertama. Pada 1908, Ruhana menikah dengan Abdul Kudus, seorang notaris independen lulusan sekolah hukum Batavia dan aktivis pergerakan nasional. Sejak itu, Ruhana menyandang nama belakang suaminya dan dikenal sebagai Ruhana Kudus. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Anak muda putus sekolah dan menganggur menjadi problem di banyak daerah di Indonesia. Di Jombang, sebuah kota kecil di Jawa Timur, mereka diberikan keterampilan praktis dan praktik lapangan lalu dikirim ke Lampung dalam program Transmigrasi Pramuka.
bg-gray.jpg
The United States’ hydrogen bomb tests in the Eniwetok Atoll in the Pacific alarmed a member of the Indonesian House of Representatives, who urged the government to mobilize opposition on the international stage.
bg-gray.jpg
Jenderal Soedirman mendukung Persatuan Perjuangan yang digagas Tan Malaka. Namun, dia kemudian meninggalkan kawan sehaluan setelah terjadi peristiwa kudeta 3 Juli 1946.
bg-gray.jpg
Setelah Sutan Sjahrir dibebaskan, para pengikut Tan Malaka menyodorkan konsepsi untuk disetujui Sukarno. Hatta menyadari sedang terjadi kudeta.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
Tiada yang mustahil dalam sepakbola, termasuk ketika berpuasa. Toh, Rasulullah Saw. bersabda, “berpuasalah, niscaya kalian akan sehat.”
Tiada yang mustahil dalam sepakbola, termasuk ketika berpuasa. Toh, Rasulullah Saw. bersabda, “berpuasalah, niscaya kalian akan sehat.”
 Separuh hidupnya untuk dunia peran. Dua kali memerankan biopik legenda kulit hitam.
Separuh hidupnya untuk dunia peran. Dua kali memerankan biopik legenda kulit hitam.
Mengenang sang juru taktik dari Austria. Alfred Riedl si galak yang akan terus diingat dalam sejarah sepakbola Indonesia.
Mengenang sang juru taktik dari Austria. Alfred Riedl si galak yang akan terus diingat dalam sejarah sepakbola Indonesia.
Salad kaktus di Timur Tengah hingga gado-gado di Hindia Timur membuktikan makanan ini digemari siapapun.
Salad kaktus di Timur Tengah hingga gado-gado di Hindia Timur membuktikan makanan ini digemari siapapun.
Sepasang penari di depan pengantin mengantar ke pelaminan. Bermula dari tugas suci, sekarang menjadi penggembira.
Sepasang penari di depan pengantin mengantar ke pelaminan. Bermula dari tugas suci, sekarang menjadi penggembira.
transparant.png
bottom of page