- Ariyanto Mahardika
- 15 jam yang lalu
- 14 menit membaca
RUMAH berusia 125 tahun dengan arsitektur khas Jawa ini hancur. Menyisakan tembok dan sisa-sisa kayu, tumpukan genting, dan potongan batu bata. Sejumlah pekerja sibuk memindahkan material dari bangunan utama yang dikenal sebagai Ndalem Padmosusastro. Sesuai namanya, rumah ini adalah kediaman Ki Padmasoesastra, seorang pembaru sastra Jawa modern.
Ndalem Padmosusastro berlokasi di Jalan Ronggowarsito No. 153, Timuran, Banjarsari, Solo. Pembongkaran dilakukan akhir Januari 2026, di tengah sengketa waris yang belum tuntas lantaran masih dalam proses kasasi di Mahkamah Agung.
“Sedih. Sangat menyayangkan,” ujar Erwina Tri Sulistyanigrum, pegiat literasi digital di Solo, dalam percakapan via layanan pesan singkat. Erwina beberapa kali menyelenggarakan kegiatan literasi di lokasi tersebut.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












