- 3 Okt 2023
- 2 menit membaca
Diperbarui: 22 Apr
BERITA kematiannya muncul di koran Het Vaderland tanggal 24 April 1942. Koran itu menyebut bahwa dirinya meninggal dunia pada 9 April 1942 di Dijon, Perancis, daerah yang tengah dikuasai tentara Jerman-Nazi sebagaimana Belanda. Victor Lucas Makatita yang malang itu masih belum genap berusia 23 tahun ketika dieksekusi.
Sebelum tentara Jerman menduduki Belanda, Victor adalah taruna di Akademi Militer Breda. Ketika tentara Jerman menginvasi pada Mei 1940, Victor sudah berpangkat Sersan Kadet. Menurut Benjamin Bouman dalam Van Driekleur tot Rood-Wit: De Indonesische Officieren uit het KNIL 1900-1950, Victor masuk akademi pada 15 September 1938 dan sejak Juli 1940 dia tak lagi menjadi taruna.
Lulusan SMA di zaman Hindia Belanda umumnya anak pegawai bergaji tinggi. Keluarga Makatita sendiri pernah tinggal di Negeri Belanda pada 1930-an. Arsip-arsip Belanda menyebut Victor lahir di Batavia, pada 30 April 1919. Ia putra ketiga dari empat bersaudara pasangan Lucas Makatita, yang kelahiran 1874, dengan Maria Fransisca Kessler, yang kelahiran 1887. Victor termasuk orang Ambon yang lahir-besar di luar Kepulauan Lease, Maluku yang meliputi Pulau Ambon.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















